Strategi Dakwah Milenial: PD DMI dan MUI Kab. Probolinggo Gelar Workshop

KRAKSAAN – Komisi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo bersama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Probolinggo sukses menyelenggarakan Workshop “Tantangan Dakwah di Era Milenial”. Acara yang digelar pada 8 Oktober 2025 di Kraksaan ini bertujuan merumuskan strategi dakwah yang efektif dan relevan bagi generasi muda.

H. Moh Barzan, S.Ag, M.Pd.I, Ketua PD DMI Kab. Probolinggo, dalam paparannya menjelaskan bahwa dakwah di era milenial harus menyesuaikan materi, metode, dan media dengan kondisi masyarakat milenial sebagai objek dakwah.

“Generasi milenial sangat melek teknologi dan lebih cenderung mencari informasi melalui internet daripada tradisi lisan,” ujar Moh Barzan. “Oleh karena itu, konsep dakwah harus jelas, kompleks, menggunakan bahasa sederhana, menarik, santai, dan relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.”

Sementara itu, pengurus DMI Kabupaten Probolinggo yang lain turut hadir dalam acara tersebut, memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan workshop ini.

“Peran masjid tidak hanya sebatas tempat ibadah, tetapi harus bertransformasi menjadi pusat kegiatan dakwah yang relevan,” katanya. “DMI Kabupaten Probolinggo mendorong agar masjid-masjid di wilayah kami dapat menjadi pusat produksi konten kreatif dakwah yang disebarkan melalui media digital, seperti yang disarankan dalam workshop ini. Ini adalah cara nyata kita menjawab tantangan zaman agar pesan-pesan agama sampai kepada generasi milenial secara efektif.”

Workshop ini diharapkan dapat memberikan bekal praktis kepada para ulama dan aktivis dakwah di Probolinggo untuk menciptakan dakwah yang efektif dan menghasilkan perubahan positif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *